Dr. dr, Zulkhair Ali, SpPD,
K-GH, FINASIM,
Peraih Hero of The Month KEMKES RI
Sebagai seorang dokter senior di RSMH Palembang, nama Dr. dr, Zulkhair
Ali, SpPD, K-GH, FINASIM, sudah tidak asing lagi. Di samping ahli di bidang
keilmuannya, dokter ini juga dikenal sangat dekat dengan rekan sejawat maupun
para juniornya. Tak heran kalau ia meraih prestasi sebagai Hero of The Month,
penghargaan yang diberikan Kementrian Kesehatan khusus bagi karyawan rumah
sakit besar yang ada di bawah Kementrian Kesehatan.
DOKTER yang selalu terlihat sederhana dan bersahaja-ini,
menceritakan kisahnya hingga bisa terpilih sebagai Hero of The Month. Tadinya
ia menyangka kalau pemilihan Hero of The Month dilakukan setiap bulan untuk
seluruh rumahsakit besar di Indonesia. Ternyata tidak. “Yang saya ikuti itu di
Bulan November 2022, dan itu bagi karyawan (dokter) rumah sakit besar di bawah
Kementrian Kesehatan seluruh Indonesia. Sementara di Bulan Desember,
penghargaan untuk Poltekes (sekolah keperawatan), jadi berbeda-beda tiap bulan,”
jelas Zulkhair.
Dari masing-masing rumah sakit diminta Kemenkes untuk mengirimkan
wakil-wakilnya. Terbagi empat kategori untuk pemilihan Hero of The Month. Kategori
pertama, untuk Kepala Staf Medik, dokter-dokter. “Ini yang saya ikuti itu,” kata
Zulkhair yang menjabat sebagai Kepala Staf Medik (KSM) Penyakit Dalam di RSMH
Palembang.
Kategori kedua, kepala bidang (kepala substansi yang menjabat di rumah
sakit). Lalu kategori kepala instalasi, seperti keperawatan. Dan keempat, kategori
Tim Champion, yakni anak-anak muda yang memang sudah dipilih Kementrian
Kesehatan dan telah melakukan pembaruan (reformasi) pelayanan. RSMH mengirimkan
keempat perwakilan ini dari masing- masing kategori.
Kemudian, dilakukanlah polling melalui google form. Salah
satunya terpilihlah nama Zulkhair Ali dari empat kandidat tersebut. “Kami berempat disuruh buat video tentang
bagaimana transformasi pelayanan kesehatan di rumah sakit masing-masing. Jadi
seluruh Indonesia membuat ratusan video. Dengan durasi sekitar 2 menit. Dan
pembuatan video itu juga harus cepat.Hari ini diumumkan, nanti siang harus
selesai videonya,” kata dokter kelahiran Air Molek 21 April 1961.
Dalam video tersebut, Zulkhair menjelaskan mengenai RSMH, sebagai rumah
sakit vertikal yang ada di Sumatera Selatan, menjadi pusat rujukan nasional
yang ada di Sumatera Bagian Selatan. Jadi harus melayani semua masyarakat yang
ada di provinsi ini. “Saya juga jelaskan mengenai RSMH ini adalah rumah sakit
pendidikan. Oleh sebab itu kita juga harus memproduksi dokter-dokter, baik itu
dokter umum, dokter spesialis, dokter subspesialis yang bermutu,” cetusnya.
Nah, dari video itu, Zulkhair mendapat banyak like. Ada sekitar 1000
liking yang ia dapat. Hal ini membuatnya masuk dalam kandidat enam besar Hero
Of The Month November 2022. Dan ia menjadi satu-satunya perwakilan RSMH yang
lolos ke tes selanjutnya. “Saya waktu itu dapat rangking enam dengan 1000
liking dari seluruh pemilih di Indonesia. Kandidat lain ada yang sampai 5.000
liking,” katanya.
Zulkhair menjelaskan, dalam video yang mendapat ribuan liking tersebut,
ia membahas mengenai pelayanan di RSMH Palembang. “Menkes itu inginnya
pelayanan kami cepat, tepat dan lengkap. Jadi ketika pasien datang kemari, ia
tidak akan kemana-mana lagi (berobat). Mulai dari masuk parkir, registrasi,
hasilnya cepat. Nah, kebetulan di RSMH itu sudah dijalankan semua. Sekarang
parkir pasien sudah ada khusus tidak boleh lagi diganggu karyawan. Kalau dulu
parkir khusus pasien tetapi lebih banyak karyawan di sana. Lalu masalah
pendaftaran, kini dilakukan secara online. Kalau misalnya sudah daftar online
dan dijadwalkan pukul 10 pagi bisa dilayani, pasien bisa datang saat jadwalnya
akan tiba.Jadi pelayanan sekarang sudah jauh lebih baik. Itu yang saya jelaskan
ke masyarakat.”

Keenam orang yang masuk nominasi ini, mengikuti tahapan wawancara
dengan Wakil Menteri Kesehatan dan dari Inspektorat Kementrian Kesehatan.
Proses wawancaranya dilakukan sendiri-sendiri secara online. “Sebetulnya saya
tidak berharap banyak, sebab yang lain kan banyak yang bagus-bagus. Tapi
ternyata terakhir setelah wawancara itu saya menduduki peringkat pertama. Jadi
dari enam itu dipilih tiga lagi, termasuk saya di dalamnya. Dan kebetulan saya
peringkat pertama dari hasil wawancara,” ujarnya.
Apa sih yang ditanyakan saat wawancara ? Setiap kandidat mendapat
pertanyaan berbeda-beda. Zulkhair mengenai rumah sakit pendidikan. Seperti
inovasi pendidikan dan penelitian yang telah dilakukan, juga mengenai pelayanan
pendidikan penelitian. “Mungkin karena yang mewawancarai itu nyaman dengan
jawaban saya, akhirnya saya yang terpilih. Tapi terus terang dari awal tidak
memprediksi bahwa saya terpilih,” akunya merendah.
Two in One
Tak bisa dipungkiri memang, RSMH selain melayani pasien juga merupakan
rumah sakit pendidikan. Zulkhair menyebutnya two in one. Walaupun antara
RSMH Palembang dan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya berasal dari dua
kementrian yang berbeda, namun tetap menjadi satu kesatuan.
“Dokter-dokter di sini ada yang dari rumah sakit. Seperti saya dari
rumah sakit. Saya itu NIK nya dari kementrian kesehatan. Ada juga teman teman
yang dariKementrian Pendidikan. Di sini jadi satu. Yangdari Kemenkes juga
ikutmengajar, yang dari Kementrian Pendidikan ikut melayani juga. Jadi betul
betul jadi satu. Hampir tidak ada bedanya. Walaupun yang menggaji kami dr
kementrian berbeda. Ada yg dari rumah sakit. Ada yang dari universitas,”
seloroh pria yang sudah membuka praktek kedokteran lebih dari 30 tahun ini.
Ia pun mengakui kalau dokter jebolan FK Unsri memiliki kualitas yang
tak kalah dibandingkan dokter lulusan universitas di Pulau Jawa. Semua ini
berkat hubungan kekeluargaan yang begitu dekat. Seperti antara dosen dengan
mahasiswa, dosen dengan karyawan, dosen dengan dokter-dokter lain. “Jadi kayak saudara
semua. Mungkin itu yang menyebabkan kualitas kita itu cukup bisa bersaing
dengan fakultaskedokteran pada universitas yang ada di Jawa.”
Saat ini, Zulkhair masih aktif mengajar. Tercatat sudah 24 tahun ia
menjadi tenaga pengajar di FK FK Unsri. Ia mengajar dari jenjang S1, S2, S3,
pendidikan spesialis, pendidikan sub spesialis. “Saya dulu memperoleh
pendidikan di FK Unsri. Setelah tamat spesialis, ditugaskan ke RS Bengkulu
sekitar satu tahun. Lalu kembali lagi ke sini sekitar tahun 1999, dan sejak itu
saya aktif mengajar, membuat penelitian, dll. Jadi sudah sekitar 24 tahun saya
mengajar.”
Memimpin Secara Kekeluargaan
Sebagai seorang pimpinan yang mengepalai seluruh dokter spesialis
penyakit dalam di RSMH Palembang, pria yang juga penyuka budaya khas Palembang
ini selalu menerapkan pola kepemimpinan secara kekeluargaan dan bukan struktural.
“Semua dipecahkan bersama-sama, kita diskusikan. Jadi sifatnya bukan komando.
Sebab yang membedakan satu sama lain itu mungkin usia, pangkat saja. Namun pada
intinya kita sama.”
Tak lupa sebagai dokter senior, Zulkhair juga senantiasa menekankan
makna kesejawatan dengan dokter juniornya. Sumpah dokter harus dijunjung tinggi.
Perlakukan dokter sejawat itu sebagaimana kita ingin diperlakukan. Tidak boleh
satu dokter mencerca atau tidak menghormati dokter yang lain. Sebab, di sini
tidak ada sistem kompetisi.
“Walaupun kita dokter, tidak boleh menjelek-jelekkan dokter lain.
Itulah sumpah dokter waktu dilantik semasa sekolah dulu. Ada 14 sumpah dokter
yang harus dipegang,” ujarnya mengakhiri.
Dr Zulkhair adalah seorang Internis Nefrologis yang saat ini menjabat
sebagai Ka KSM Penyakit Dalam RSMH. Selain melakukan pelayanan kepada pasien
dan pendidikan terhadap peserta didik di rumah sakit pendidikan, dr Zulhair
juga disibukkan dengan beragam aktivitas sebagai pimpinan organisasi profesi
dan perhimpunan keseminatan. Selain dikenal sebagai klinisi, Dr Zulkhair
merupakan seniman yang terkenal dengan nama pena ZA Nara Singa. (*)
Pengalaman
2003 sd
2005 : Kabid Pendidikan dan Penelitian – RSMH
2008 sd
2010 : Kaprodi Pendidikan Profesi FK Unsri
2012 sd 2015
: Ketua Bakordik RSMH-FK Unsri
2015 sd
2019 : Ketua Komite Medik RSMH
2019 sd
sekarang : Kepala KSM Penyakit Dalam RSMH 2019 sd sekarang: Kadiv Ginjal
Hipertensi RSMH/FK Unsri
Pendidikan
1979 sd
1987
Pendidikan Dokter – FK Unsri
1991 sd 1996
Sp1 Ilmu Penyakit Dalam – FK Unsri
2000 sd
2004 Konsultan Ginjal Hipertensi – KIPD
2004 sd
2008
S3 Ilmu Kedokteran – FK Unair
Organisasi
2009 sd
2015
Ketua Dewan Kesenian Sumsel
2010 sd
2016
Ketua PAPDI cabang Sumatera Selatan
2018 sd
skrg
Ketua IDI Cabang Palembang
2021 sd
skrg
Wakil Ketua PB Pernefri
Penghargaan
1991 – Dokter Teladan
Provinsi Sumatera Selatan 2017 – Dokter Berprestasi RSMH
2019 – Dokter dengan
Tulisan Terbanyak RSMH
2019 – Pembina Kebudayaan
Provinsi Sumatera Selatan
( Doc. Humas RSMH/Suhaimi )